Safelink

tips berpuasa bagi ibu menyusui


nggak terasa sebentar lagi udah mau masuk bulan ramadhan ya bun, tentunya dalam bulan ramadahan selalu identik dengan ibadah puasa,tapi ada sebagian ibu menyususi yang ragu mau berpuasa atau tidak karena di khawatirkan akan mempengarui  produksi ASI , tapi  Puasa sebenarnya tidak membuat Anda kekurangan asupan makanan, hanya saja waktu makan Anda yang berubah. yang tadi nya pagi siang dan malam kini berubah menjadi sahur dan berbuka dan mungkin saat malam menjelang tidur. Jika Anda memanfaatkan waktu berbuka dan sahur dengan mengonsumsi makanan yang cukup kalori dan nutrisi, maka Anda tidak akan kekurangan nutrisi dan produksi ASI tidak akan terganggu.


maka dari itu, Anda harus pandai-pandai memilih asupan makanan saat berbuka dan sahur. Berikut ini kami akan memberikan beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar tetap bisa puasa saat menyusui:

1. konsumsi makanan yang cukup saat berbuka dan sahur
diKarenakan Anda hanya bisa mengkonsumsi makanan  saat berbuka puasa dan sahur, manfaatkanlah kesempatan ini dengan baik. Pastikan ada makanan sumber karbohidrat, protein nabati, protein hewani, sayuran, dan buah-buahan dalam piring Anda saat berbuka dan sahur.Pastikan makanan yang Anda konsumsi  mengandung nutrisi yang Anda perlukan bagi tubuh , bukan hanya mengandung kalori dan nol gizi. Anda tentu harus memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin dan mineral sebagai sumber ASI .
Sebuah penelitian melaporkan bahwa beberapa kandungan nutrisi  didalam ASI menurun saat seorang  ibu berpuasa. Kandungan nutrisi tersebut, yaitu zink, magnesium, dan kalium. Untuk mencegah hal ini, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak makanan kaya zink (seperti daging, kerang, dan gandum), kaya magnesium (seperti alpukat, kacang-kacangan, tahu, tempe, ikan, dan sayuran), serta kaya kalium (pisang, alpukat, ubi, kentang, tomat, dan ikan).

2. Pastikan kebutuhan cairan dalam tubuh  terpenuhi
untuk memenuhi kebutuhan cairan tu buh kita selama berpuasa kita diwjibkan untuk meminum air sedikitnya 2 liter setiap harinya atau kurang lebih sekitar delapan gelAS setiap harinya.
tapi  sebagian besar seseorang mungkin membutuhkan lebih dari 8 gelas untuk mencukupi kebutuhan cairan tumbuhnya . Masing-masing orang bisa berbeda-beda kebutuhan cairannya  terutama untuk mereka yang melakukan akivitas lebih banyak , maka dari itu  Anda sendiri yang mengetahui seberapa besar kebutuhan cairan di tubuh Anda.
tapi Jika bunda mengalami tanda-tanda dehidrasi, dan merasa sudah lemas dan merasa akan pingsan sebaiknya lekas batalkan puasa anda bisa segera mengisi kembali cairan tubuh anda dan energi anda lalu di anjurkan untuk istirahat.

 3. Tetap berikan bayi ASI saat bayi menginginkanya.
Jika Anda mempunyai pemikiran  terlalu sering memberikan ASI pada bayi saat anda  puasa akan membuat produksi ASI berkurang, maka Anda salah. Justru sebaliknya , semakin sering Anda memberikan ASI pada bayi, semakin banyak juga ASI yang akan dihasilkan oleh tubuh Anda.
Hal ini di karena isapan bayi di payudara bunda  menjadi salah satu kunci agar ASI tetap lancar diproduksi oleh tubuh bunda . Jadi, jangan pernah  khawatir produksi ASI anda akan lebih sedikit selama Anda menjalankan ibadah puasa.

4. pastikan bunda beristirahat dengan cukup
yang terkhir adalah istirahat cukup bunda , dengan istirahat yang cukup maka energi dan stamina akan tetap terjaga, tapi  jangan tidur seharian , tetap lakukan kegiatan ringan agar tubuh andA tetap membakar karbohidrat atau lemak , tapi juga jangan beraktivitAS terlalu keras
demikian bunda beberapa tips dari info sehat , jika ada pertanyaan silahkan tuliskan komentar anda di kolom komentar dibawah .

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada Komentar untuk "tips berpuasa bagi ibu menyusui "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker.

This is how to whitelisting this blog in your ad blocker.

Thank you!

×